Matchdab #5 PSIM vs Persebaya: Menjaga Rekor Kandang

Laskar Mataram akan melanjutkan perjuangannya di kompetisi Liga 2 musim 2017 dengan menjamu Persebaya pada Kamis, 18 Mei 2017 di Stadion Sultan Agung Bantul. Ini merupakan laga ke 5 yang akan dilakoni Laskar Mataram setelah sebelumnya menang 2 kali saat home dan menelan 2 kekalahan saat tandang. Pertandingan sendiri sejatinya memiliki potensi untuk menghasilkan pemandangan yang menarik baik di dalam maupun di luar lapangan mengingat kedua kesebelasan memiliki basis supporter yang paling besar di Group 5, sayang kabar terakhir Bonek tidak diperkenankan untuk hadir di SSA karena alasan keamanan.

Unbeaten

Sejak “mengungsi” di Stadion Sultang Agung PSIM memiliki rekor yang sangat mentereng, yaitu belum pernah kalah pada setiap pertandingan kandang. Terhitung sejak ISC B tahun lalu, PSIM berhasil meraih 8 kemenangan dari 9 laga resmi yang digelar di SSA. Satu-satunya hasil imbang dipetik pada pembukaan ISC B kala ditahan tanpa gol oleh Persibat Batang. Tentu rekor ini akan mendapat ujian yang berat ketika menjamu tim Bajul Ijo. Persebaya yang merupakan salah satu kekuatan tradisional di sepakbola Indonesia tentu bukanlah lawan yang sembarangan. Meski baru bangun dari tidur panjangnya, Green Force tetaplah salah satu Second Tier Division Powerhouse. Semenjak diakusisi oleh group Jawa Pos, Persebaya menjadi salah satu tim dengan finansial terkuat di Liga 2, atau bahkan mungkin di Indonesia. Namun di atas lapangan semuanya jelas berbeda, PSIM yang sejak musim lalu bermodalkan banyak pemain muda lokal sudah membuktikan bahwa dengan squad yang tidak mentereng tetap bisa berprestasi. Regulasi yang membatasi penggunaan pemain senior juga semakin mengurangi gap antar setiap tim, sehingga satu tim dengan yang lainnya seharusnya tidak akan terlalu timpang.

Perkiraan susunan pemain PSIM vs Persebaya (grafis by Tikus Wirog)

Laga melawan Persebaya nanti tentu akan menjadi ujian serta pembuktian bagi tim asuhan pelatih Erwan Hendarwanto. Lini depan PSIM yang sejauh ini relatif produktif dengan telah mencetak 7 gol (5 gol dikandang) akan membuktikan ketajamannya menghadapi center back senior Rahmat Latief yang akan didampingi oleh M. Syaifudin atau Abdul Aziz. Di sisi lain, lini belakang PSIM yang musim ini terkesan “tidak sekokoh” musim lalu akan diuji oleh duet penyerang Mardiono dan Rishadi Fauzi, dua nama ini merupakan pencetak gol dalam kemenangan Persebaya atas Persepam pekan lalu. Lini belakang PSIM sendiri sejauh ini memang masih belum terlihat padu sejak ditinggal Riskal Susanto dan Sunni Hizbullah, terutama Fullback kanan yang masih terus menjadi titik lemah PSIM. Pada laga pertama Ayub Antoh harus dilewati 2 kali oleh pemain lawan yang berakibat kebobolan 2 gol. Sedangkan pada laga melawan Persinga, terlihat jelas Diaz Bayu sering terekspose oleh Winger nomor 17 Ngawi. Pada laga kamis nanti akan semakin berat karena Said Mardjan yang sedang on fire tidak akan mengisi pos bek kiri Laskar Mataram. PSIM mungkin akan kembali mengusung pola 4-2-3-1 setelah pada laga sebelumnya sempat mencoba formasi 4-1-4-1 di Madiun. Pertarungan sengit akan terjadi di lini tengah antara Andie Kurniawan yang mungkin akan dipasangkan dengan Pratama Gilang menghadapi gelandang energik Rendi Irwan dan Misbahul Sholikin. Patut ditunggu aksi Andi untuk “menebus dosa” setelah pada laga melawan Madiun kemarin eksekusi pinaltinya membentur mistar (meski dalam tayangan ulang terlihat gol). Pertandingan melawan Persebaya yang mengusung pola 4-4-2 tentu akan menjadi tononan menarik pada tengah pekan ini. PSIM tentu harus mewaspadai serangan-serangan Green Force baik dari tengah maupun di dua flank-nya, apalagi sejauh ini transisi bertahan PSIM masih terus disoroti oleh Coach Erwan.

Namun apapun itu, seperti penggalan anthem yang selalu kita nyanyikan di akhir laga… AKU YAKIN DENGAN KAMU, MENANG!

Ditulis oleh Redaksi Yodab! (DAZ)

Grafis by Brigade Tikus Wirog

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: