Matchdab #5 PSIM vs Persebaya: Catatan Pertandingan

Pertandingan seru sore itu (Kamis, 18 Mei 2017) mempertemukan dua tim sepakbola yang sarat sejarah, dimana dua tim tersebut memiliki andil dalam pendirian PSSI pada 19 April 1930. Laga klasik PSIM vs Persebaya berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul dengan kick off pukul 15.00 WIB. Terlihat ada hal berbeda pada komposisi lini belakang PSIM, Said Marjan tidak dapat dimainkan setelah mengalami cidera pada pertandingan tandang melawan Madiun Putra.

Dicky Prayoga berusaha melewati pemain Persebaya (© ligaindonesia.id)

Pada menit awal, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan yang menyebabkan PSIM dalam tekanan. Ancaman pertama Persebaya datang mealaui tendangan sudut. Beruntung, Rangga mampu melakukan clearance krusial dan gawang PSIM masih aman. Peluang pertama PSIM didapat pada menit 11 melalui Dicky namun dapat digagalkan oleh kiper Persebaya, Dimas Galih.

Persebaya bermain lebih defensif, si Bajul Ijo lebih memilih menunggu dan melakuan counter attack untuk mengatasi gempuran pemain PSIM. Gol untuk Persebaya lahir pada menit 26 melalui tendangan Rishadi Fauzi tidak lain juga hadir melalui proses serangan balik. Setelah mencetak gol Persebaya tidak memilih untuk tampil lebih menyerang dengan mengandalkan pemain sayap, sehingga penampilan Diaz Bayu belum dapat dikatakan teruji sebagai pengganti Said Marjan. Diaz yang biasa beroperasi di sisi kanan memang mendapat tugas baru untuk beralih ke wing back kiri. Pada pertandingan tersebut, wing back kanan diisi oleh Ayub Antoh sedangkan Diaz yang digeser untuk bertugas menggalang pertahanan sisi kiri PSIM. Meski sejauh ini tampil cukup baik, Diaz masih perlu membuktikan kapasitasnya mengingat Said Marjan memang tampil hebat di laga-laga sebelumnya.

Walaupun tertinggal 0-1, Punggawa Mataram tak berhenti samai di situ. Hendika Arga hampir membobol gawang Persebaya setelah berhasil mengecoh kiper lawan memanfaatkan umpan terobosan Engkus Kuswaha. Namun tendangannya masih menyamping tipis dari sarang Dimas Galih. Peluang PSIM kembali hadir akibat Engkus dilanggar di depan kotak penalty Persebaya, namun tendangan bebas Andi jatuh di pelukan kiper Persebaya. Hingga turun minum kedudukan masih 0-1.

Dalam keadaan tertinggal, Punggawa Mataram tampil lebih agresif dalam menggempur pertahanan Persebaya sejak peluit babak kedua ditiup wasit. Mengandalkan duo sayapnya, Rangga Muslim dan Dicky Prayoga, PSIM mampu membuat Persebaya kewalahan untuk mempertahankan gawangnya dari gempuran Laskar Mataram. Benar saja, akselerasi Rangga Muslim dari sisi kanan berujung dengan umpan tarik mendatar yang berhasil dimanfaatkan Engkus Kuswaha dengan sempurna, Gooooool untuk PSIM! Sontekan Engkus dapat menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit 53.

Gemuruh suara sekitar 17.000 supporter yang berada dalam stadion pun semakin terdengar lantang untuk memberikan semangat pada masing-masing kebanggaannya. Menjelang habis waktu normal wasit memberikan tambahan waktu 3 menit, namun kedua tim yang ikut membidani pendirian PSSI di Yogyakarta tersebut belum mampu mengubah skor masing-masing. Hingga peluit panjang dibunyikan skor akhir pertandingan 1-1, tambahan 1 poin untuk PSIM dan Persebaya.

Klasemen hingga gameweek 5, tersisa 1 laga tunda PSBI vs Persebaya (grafis by Tikus Wirog)

Rangkaian pertandingan sore itu ditutup dengan menyanyikan anthem Aku Yakin Dengan Kamu, sementara pemain dan official PSIM melingkar di tengah lapangan. Tetap semangat Punggawa Mataram dan lekas sembuh Said Marjan!

Ditulis oleh Antonia Dyah Ayu

Grafis by Brigade Tikus Wirog

Sumber gambar: Instagram @PSIMJOGJA_official, liga-indonesia.id

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: