Ladub Ngalam, Dab!

Berjuang, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi laskar Mataram saat ini. Yang bertasbih di bibir kami saat ini tinggalah lantunan semoga, semoga dan semoga. Bagaimana tidak? di benak seluruh Pandemen Laskar Mataram di segala penjuru Nusantara saat ini masih terus diliputi pertanyaan “Masih sanggupkah PSIM untuk bertahan di Liga 2 atau harus terpaksa turun kasta?”

baca juga Play-Off Malang, Apa Yang Perlu Diketahui?

Air mata bahagia di Madura kala itu ternyata hanya sementara, Naga Jawa masih harus menatap tiga laga berharga sebagai penentu dimana kita berlabuh musim selanjutnya.

Memang benar, raihan 1 point dari pamekasan membuat PSIM hanya cukup untuk memperpanjang nafas sebelum melakoni laga playoff menghadapi PSCS Cilacap, Persewangi Banyuwangi dan Persipur yang tergabung di grup H dengan venue netral di Stadion Kanjuruhan, Malang. Pekan penentuan hidup mati di “Kandang Singo” nanti tentu akan menghadirkan atmosfer yang menegangkan selama satu minggu penuh.

Persiapan teknis sempat terganggu oleh drama Rangga Muslim & Said Mardjan yang pergi saat suporter sedang cinta cintanya. Memenuhi stok beras pun menjadi alasannya. Tapi Lupakan saja, beras telah menjadi katul, jendral! Kabar teranyar, 1 amunisi baru telah mendarat di Wisma Soeratin dan resmi dikontrak oleh manajemen untuk memperkuat tim. Menarik ditunggu apakah akan ada tambahan pemain lagi untuk menambal hengkangnya 2 pilar Laskar Mataram yang memilih hijrah ke Surabaya.

Sudah cukup, sumpal saja telinga dari hal-hal bualan. Siap tidak siap mari kita hadapi. Maksimalkan dukungan, 337 kilometer kita lalui bersama. Hanya satu tujuan, memberi semangat para punggawa, kami percaya engkau tak kan membuat kami kecewa. Tak peduli air mata nelangsa atau tangis bahagia yang akan kami teteskan. Penuhi saja gerbong-gerbong kereta Gajayana (+Malioboro Ekspress), mobilisasi laskar-laskar Pembela Mataram. Lantangkan suara, gemuruhkan Kanjuruhan! Ladub Ngalam dab, THE (VERY) LAST BRANG WETAN INVASION!

#AYDK


Ditulis oleh Syahrul Raka (red)

gambar tajuk Stadion Kanjuruhan ©bhumiarema.com

One thought on “Ladub Ngalam, Dab!

Leave a Reply

%d bloggers like this: