Datang dari PSGC bersama Andi Kurniawan, Achmad Taufiq langsung ditunjuk menjadi kapten PSIM. Taufiq mengakui ada beban tersendiri dibalik jabatan kapten tersebut.

“Kalo beban sih pasti ada. Pasti saya dituntut untuk membimbing pemain muda PSIM. Semua berjalan lancar karna tidak ada jarak antarpemain” ungkap pria asal semarang ini.

Laskar Mataram sebenarnya bukanlah klub yang baru bagi Taufiq. Ia sempat berbaju PSIM di tahun 2015, namun konflik antara Kemempora dan PSSI membuatnya gagal debut bersama Laskar Mataram. Menjalani satu musim penuh di tahun kedua bersama Laskar Mataram. Taufiq bersyukur atas pencapain Laskar Mataram dengan bertahan di Liga 2.

“Musim yang sangat berat karena banyak tim yang terdegradasi. Tapi dengan kekuatan kekeluargaan dalam tim, kita bisa lebih kuat” tutup Taufiq.


Ditulis oleh Redaksi Yodab! (one)

sumber: TribunJogja (cetak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here