????????????????????????????????????

Saat klub Liga 2 lain sudah mulai serius mempersiapkan diri menyambut musim depan, PSIM justru sebaliknya. Laskar Mataram masih tertidur lelap tanpa adanya tanda-tanda pembentukan tim.

Kondisi demikian membuat resah hati para pendukung Laskar Mataram. Dikutip dari cendananews.com, Presiden Brajamusti periode 2010-2015, Eko Satriyo Pringgodani mendesak agar segera digelar pertemuan antara suporter dan manajemen. Pertemuan tersebut sejatinya pernah diagendakan, namun belum sempat terealisasi hingga kini.

“Harus segera bertemu duduk bersama agar ada kesepahaman PSIM mau dibawa ke mana. Kalau seperti sekarang, mau sampai kapan? Suporter terus ngejar, sementara manajemennya masihterus diam,” kata Pak Eko, Selasa (9/1/2018).

Menurut ESP, dalam pandangannya, baik suporter maupun manajemen tidak bisa seluruhnya disalahkan maupun dibenarkan. Tuntutan suporter agar ada transparansi dan tuntutan-tuntutan lainnya, dirasa masih cukup wajar. Meski suporter juga harus melihat kondisi riil sepakbola tanah air.

“Kita tidak bisa membandingkan sepakbola Indonesia ini dengan di Inggris misalnya, karena keduanya sangat berbeda. Transparansi bukan perkara mudah karena mengelola kebutuhan klub tidak saja berkaitan dengan hal-hal teknis, tapi juga ‘non teknis’,” tambah ESP.

Sementara sikap manajemen yang masih tetap diam, lanjut ESP juga tidak dapat dipersalahkan sepenuhnya. Mengingat sampai saat ini belum ada regulasi jelas yang akan digunakan pada kompetisi musim 2018. “Di Liga Inggris, untuk lima tahun ke depan aturannya sudah ada tapi di sini, kompetisi mau bergulir dan aturannya masih belum ada,” terangnya.

Sebagai solusi, suporter dan dan manajemen harus segera bertemu. “Harus duduk bersama. Tapi dilandasi dengan niat yang bersih yang baik mencari solusi terbaik demi masa depan PSIM kita kita banggakan,” lanjutnya.

Pak Eko juga menyoroti wacana adanya tim transisi. Ia mendesak adanya kejelasan menurutnya juga perlu dijelaskan siapa yang akan membentuk, tujuannya apa, ending-nya seperti apa, harus benar-benar jelas. Apalagi tim transisi biasanya berkaitan dengan akan adanya pergantian pengurus di tubuh manajemen.


Editor: Redaksi Yodab! (One)

Sumber: www.cendananews.com

Credit header photo dreamfile.wordpress.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here