Renovasi Stadion Mandala Krida diharapkan mampu meningkatkan pamor stadion yang terletak di Kota Jogja. Pamor Stadion Mandala Krida sempat meredup seiring berdirinya Stadion Sultan Agung dan Stadion Maguwoharjo. Kedua stadion tersebut kini menjadi venue laga-laga berskala nasional maupun internasional yang di selenggarakan di D.I. Yogyakarta.

Penambahan atap tribun dan kapasitas dari 10.000 menjadi 25.000 penonton diharapkan mampu menjadi menjadi daya tarik tersendiri dalam menggelar kompetisi maupun pertandingan berskala internasional. Di 2018 ini, direncakan Pemprov DIJ akan pembenahan rumput stadion. Termasuk perbaikan pada sistem drainase. ”Standarnya seperti yang ada di Stadion Sultan Agung,” kata Kepala BPO DIY, Edy Wahyudi kepada MainBola (radarjogja.co.id).

Mandala Krida baru bisa digunakan pada tahun 2019 nanti. Edy berharap dengan jadinya Stadion Mandala Krida, maka laga-laga internasional akan hadir di stadion kebanggaan masyarakat Yogyakarta tersebut.

“Stadion Mandala diharapkan bisa menghadirkan laga-laga internasional. Saat ini baru GOR Amongrogo yang sudah menyelenggarakan pertandingan futsal kelas nasional, bulutangkis maupun voli,” kata Edy dikutip dari radarjogja.co.id.


Editor: Redaksi Yodab! (One)

Sumber: bhn/din/mg1/radarjogja.co.id

Credit header photo: SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here