Yodab.id – Meski hasil 2 kali kemenangan, 2 kali seri, dan 1 kali kalah belum bisa membuat PSIM Jogja mentas dari pengurangan poin akibat sanksi FIFA, tetapi penampilan di lima laga awal tersebut patut diapresiasi. Satu kali kekalahan di dapat ketika bertandang ke Sumenep melawan Madura FC dengan skor akhir 3-1. Dua poin didapat dari hasil 2 kali seri ketika menjamu PS Mojokerto Putra dengan skor 0-0, dan saat laga tandang pekan ke-3 melawan PSBS Biak dengan skor 0-0. Dua kali kemenangan PSIM Jogja didapat saat bertandang ke Gresik melawan Persegres dengan skor 2-3 dan saat laga home melawan Persiba Balikpapan dengan skor 2-1.

Tren positif hasil lima laga awal PSIM Jogja di Liga 2 2018 tidak terlepas dari peningkatan performa permainan dan cepatnya penyesuaian para pemain baru. Dari lima laga yang sudah dilakoni, Fandy dan Hendrico selalu mengisi daftar susunan pemain inti PSIM Jogja di posisi bek dan penyerang sayap. Hasilnya Hendrico mencetak 1 gol saat menjamu Persiba Balikpapan di Sultan Agung Bantul. Selain itu, Ismail Haris yang merupakan satu dari empat rekrutan terakhir PSIM Jogja sudah mencetak 2 gol dari empat penampilannya. Penyerang kelahiran Makassar tersebut juga merupakan pencetak satu-satunya gol ketika melawan Madura FC di Sumenep. Ismail juga menjadi pencetak gol pertama saat PSIM Jogja bertandang ke Gelora Joko Samudro Gresik.

Selain Ismail, Hendika Arga yang musim ini dipercaya untuk memimpin skuat PSIM Jogja juga sudah mengemas 2 gol dari 4 penampilannya sebagai starter. Hendika sempat absen saat PSIM Jogja bertandang melawan PSBS Biak. Dua gol Hendika dicetak ketika melawan Persegres Gresik dan Persiba Balikpapan. Sedangkan satu gol lain dari enam deretan gol PSIM Jogja dicetak oleh Fachri Muslim saat melawan Persegres Gresik. Gol tersebut menjadi gol penentu kemenangan PSIM Jogja.

Keberhasilan 2 kali kemenangan dan 2 kali cleansheet PSIM Jogja juga tidak terlepas dari penampilan ala “Gattuso” oleh Raymond Tauntu dalam memutus penyerangan lawan dan disiplinnya pemain belakang yang dipimpin oleh Edo Pratama. Edo yang selalu diturunkan dalam setiap laga PSIM Jogja, cukup merepotkan penyerang lawan. Untuk palang pintu pertahanan, penampilan Ivan yang cukup heroic di bawah mistar gawang PSIM Jogja juga patut diapresiasi. Meski rasio kemasukkan 1,2 gol per pertandingan, tapi banyak penyelamatan yang dilakukan Ivan disetiap laga PSIM Jogja.

Berdasarkan hasil dari 5 laga awal PSIM Jogja musim ini, redaksi memilih Ismail Haris, Hendika Arga, dan Hendrico sebagai Player to watch.

Yodab.id

158 COMMENTS

Comments are closed.