Yodab.id – Kapten PSIM, Hendika Arga Permana berharap performa PSIM di putaran kedua ini menagalami peningkatan setelah PSIM Jogja akhirnya merasakan kemenangan pertamanya di putaran kedua musim ini saat menghadapi Persegres Gresik United Minggu (9/9) lalu. Pada pertandingan hari minggu kemarin, PSIM berhasil mengandaskan Persegres Gresik United dengan skor 1-0 di Stadion Sultan Agung Bantul berkat gol bunuh diri pemain Persegres, Husni Mubarak di menit 72 yang gagal menghalau sepakan Supriyadi Eeng.

Meskipun menang, pertandingan pada hari minggu lalu tidak seperti pola permainan PSIM yang biasanya. Dilansir melalui laman psimjogja.id, pelatih PSIM, Bona Simanjuntak mengaku kurang puas dengan performa para pemainnya, terutama saat babak pertama.

Menurut Bona, Arga Permana dan kawan-kawan terlalu lama menguasai bola di pertahanan sendiri, tanpa ada pergerakan yang membahayakan lini belakang lawan.

“Tiga poin yang sangat berharga bagi kami, walaupun cuma 1-0 tapi sangat berarti,” ujarnya.

“Tapi, babak pertama, kami terlalu banyak memainkan bola didaerah sendiri, bola-bola kedepan yang membahayakan masih sedikit. Anak-anak terlalu berhati-hati, sehingga justru terlalu banyak penguasaan di belakang” imbuh Bona.

 

Berharap Kehadiran Suporter

 

Saat ditanya mengenai pengaruh pertandingan tanpa penonton dikandang sendiri terhadap performa PSIM, Hendika Arga menganggap kehadiran suporter PSIM, baik Brajamusti maupun The Maident sangat mempengaruhi semangat dan motivasi bermain para punggawa PSIM. Menurutnya, kehadiran suporter dapat memacu semangat para pemain untuk meraih hasil maksimal.

“dengan situasi kondisi yg seperti ini (pertandingan kandang tanpa penonton), biasanya kami maen di home dengan suporter yang banyak, dan itu membantu semangat dan motivasi kami untuk bermain. Tapi apapun kondisinya, kami para pemain akan selalu memberikan yang terbaik untuk PSIM.” ujar Hendika Arga kepada jurnalis Yodab!.

 

Banyak Kendala Non-Teknis

 

Seperti yang sudah kita ketahui, PSIM mengalami penurunan performa setelah memasuki putaran kedua liga 2 grup timur 2018. Dari 4 pertandingan di putaran kedua ini, PSIM harus takluk di 2 laga awal melawan Blitar United dengan skor 0-1, pada saat menghadapi tuan rumah Mojokerto Putra dengan skor 1-4, dan pada pertandingan ketiga melawan PSBS Biak, PSIM harus puas berbagi angka dengan skor 1-1 saaat bermain dikandang sendiri. Hal ini berbanding terbalik dengan performa PSIM di putaran pertama yang hanya mengalami 1 kali sepanjang putaran pertama.

Saat disinggung mengenai penurunan performa yang terjadi pada putaran kedua ini, Kapten PSIM, Hendika Arga Permana menjawab bahwa diputaran kedua ini banyak kendala non-teknis yang mempengaruhi performa PSIM.

“kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi mungkin karena dari hari kehari semakin kesini semakin banyak kendala diluar teknis yang mempengaruhi permainan PSIM diputaran kedua ini. salah satunya seperti jawaban tadi, yaitu pertandingan kandang tanpa dukungan suporter.” Tambahnya.

“alhamdulillah kita syukuri dengan kemenangan ini, mudah-mudahan kedepannya nanti bisa lebih baik lagi agar bisa memberi kemenangan lagi untuk PSIM.” Tutupnya.

Tentunya kita berharap performa PSIM pada putaran kedua ini mengalami peningkatan setelah kemenangan melawan Persegres United ini, dan jangan lagi ada kendala-kendala diluar teknis yang dapat mempengaruhi performa PSIM kedepannya.

 

 

(Yodab.id/WSP,FF)